29 Juni, Ketika Para Pejuang Kembali Pulang

Kebangkitan dari kesadaran masyarakat akan pentingnya membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera ditandai dengan terbentuknya Harganas.

Setelah memproklamasikan kemerdekaan, bangsa Indonesia dihadapkan pada perang revolusi fisik karena kembalinya Belanda. Untuk mempertahankan kemerdekaan di tengah kondisi yang belum kondusif, pemerintah memberlakukan wajib militer bagi rakyat. Maka, para laki-laki pun berpisah dengan keluarganya.

Pada 22 Juni 1949, Belanda menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh. Maka, seminggu kemudian, tepatnya pada 29 Juni 1945 para pejuang pun kembali pulang ke keluarga masing-masing.

Momen berkumpul bersama keluarga ini yang kemudian melandasi lahirnya Hari Keluarga Nasional (Harganas), 44 tahun kemudian, tepatnya tanggal 29 Juni 1993.

Sekitar tahun 1950-an, Indonesia mengalami jumlah penambahan penduduk besar-besaran akibat kelahiran. Banyak yang melakukan pernikahan setelah selesai tugas wajib militer. Masing-masing keluarga banyak yang mendambakan memiliki anak banyak, dipengaruhi pula dengan keyakinan bahwa banyak anak banyak rejeki. Serta adanya dorongan mengganti keluarganya yang gugur dalam peperangan dan selama tugas militer.

Pemerintah harus segera mencari jalan keluar untuk mengendalikan pertambahan penduduk yang begitu cepat. Pada  23 Desember 1957 dimulailah program keluarga berencana yang dipelopori oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia atau PKBI.

29 Juni 1970 merupakan puncak kristalisasi pejuang Keluarga Berencana untuk memperkuat program Keluarga Berencana (KB), sehingga tanggal tersebut dikenal dengan tanggal dimulainya Gerakan KB Nasional, sekaligus menjadi hari kebangkitan keluarga Indonesia, bangkitnya kesadaran untuk membangun keluarga ke arah keluarga kecil bahagia sejahtera melalui KB. Penggagasnya adalah Haryono Suyono.

Kepada Presiden Soeharto, Haryono menyampaikan tiga pokok pikiran yaitu : 1) Mewarisi semangat kepahlawanan dan perjuangan bangsa, 2) Tetap menghargai dan perlunya keluarga bagi kesejahteraan bangsa, 3) Membangun keluarga menjadi keluarga yang berkerja keras dan mampu berbenah diri menuju keluarga sejahtera.

Presiden Soeharto menyetujui gagasan tersebut dan lahirlah Hari Keluarga Berencana Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni. Tanggal 29 Juni dipilih karena momen kembalinya para pejuang ke keluarganya masing-masing setelah selesai tugas militer.

Hari Keluarga Nasional (Harganas) pun kerap diindentikkan dengan Keluarga Berencana (KB). Akibatnya, segala hal yang berkaitan dengan Harganas seakan akan menjadi tanggung jawab BKKBN. Padahal tidak sebatas itu. Harganas milik seluruh anak bangsa ini.  

Harganas juga ditujukan untuk menghidupkan fungsi-fungsi yang ada dalam keluarga. Keluarga tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan atau fungsi ekonomi semata, tetapi terdapat fungsi fungsi lain yang tidak kalah pentingnya.

Harganas dicanangkan di Provinsi Lampung, pada 29 Juni 1993. Di tahun ini, untuk memperingati Harganas ke-27 BKKBN akan melaksanakan pelayanan KB serentak seluruh Indonesia sebanyak 1 juta akseptor.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020
Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Tewasnya Bom Seks Hollywood Paling Populer Marilyn Monroe Dan Nama Besar Keluarga Kennedy
Histoire

Tewasnya Bom Seks Hollywood ..

05 Agustus 2020 14:16
Karya Seni Islam Kuno Buktikan Hubungan Erat Kaum Muslim Dengan Dunia Barat
Histoire

Karya Seni Islam Kuno Buktik..

31 Juli 2020 11:41
28 Juli 1821 Saat José de San Martín Menyatakan Kemerdekaan Peru Atas Spanyol
Histoire

28 Juli 1821 Saat José de S..

28 Juli 2020 06:06
Kematian Egon Scotland Satu-satunya Kasus Kejahatan Perang Yugoslavia Terhadap Jurnalis Yang Berhasil Terungkap
Histoire

Kematian Egon Scotland Satu-..

27 Juli 2020 06:17
Syaikh Seraj Hendrick Tokoh Agama Yang Tegakkan Prinsip, Bukan Untuk Keuntungan Partisan Politik
Histoire

Syaikh Seraj Hendrick Tokoh ..

25 Juli 2020 06:10
Perang Austro-Prusia 1866: Kekalahan Austria Dan Bersatunya Wilayah-wilayah Kekuatan Jerman
Histoire

Perang Austro-Prusia 1866: K..

21 Juli 2020 07:42
Armenia-Azerbaijan Dalam Lingkup Nagorno-Karabakh,  Dunia Kecil Yang Menyimpan Api Dalam Sekam
Histoire

Armenia-Azerbaijan Dalam Lin..

15 Juli 2020 06:47
Kisah Cinta Fidel Castro - Anna Maria: Rahasia Dan Agama
Histoire

Kisah Cinta Fidel Castro - A..

11 Juli 2020 06:46