Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Ketua MPR Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Tolak Politik Uang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sukardjito-1'>SUKARDJITO</a>
LAPORAN: SUKARDJITO
  • Kamis, 02 Agustus 2018, 16:35 WIB
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Tolak Politik Uang
Zulhas/Humas MPR
rmol news logo . Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan, setiap pemuda ada zamannya. Dan setiap zaman memiliki pemudanya. Zaman boleh berganti tetapi pemuda tidak pernah berhenti berkarya.

KH. Agus Salim misalnya, dia adalah kaum terpelajar yang menguasai 10 bahasa internasional. Dengan kemampuannya, ia berjuang melalui jalur diplomasi, sehingga keberadaan bangsa Indonesia diakui dunia.

Prinsip hidupnya dikenal  banyak orang. Memimpin adalah jalan menderita. Bung Karno adalah seorang  pelajar progresif. Saat  jadi mahasiswa, ia  dekat dengan rakyat, mau mendengar dan memperjuangkan nadi kehidupan masyarakat.

"Bung Hatta, dia memang sekolah di luar negeri, tapi tak lupa dengan rakyatnya. Bersama mahasiswa Indonesia di Eropa (diaspora), ia  berjuang menyuarakan kepentingan bangsa, sehingga diakui oleh dunia," kata Zulkifli Hasan Dihadapan seribu orang peserta Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Malang, Kamis (2/8) .

Saat ini, kata Zulkifli bangsa Indonesia menanti bakti para  pemuda dan mahasiswa untuk turun ke masyarakat, guna menolak  politik uang. Karena memilih seorang pemimpin  karena uangnya yang banyak bisa sangat berbahaya. Hanya menimbulkan kekecewaan dibelakang hari.

Karena itu, di tahun politik ini, mahasiswa harus menyadarkan masyarakat, bagaimana memilih yang benar. Memilih dengan hati, bukan semata-mata karena sembako, dan amplop. Tapi juga harus diketahui rekam jejaknya, teman-temannya dan juga kepeduliannya terhadap masyarakat.

"Di tahun politik ini, mari ajarkan persatuan dan kesatuan,  jangan adu domba. Memilih dengan hati, jangan jangan karena sarung sembako. Mari memilih untuk perbaikan dan perubahan," demikian Zulkifli Hasan. [jto]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA