Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, meski pasokan air bersih Jakarta saat ini dilaporkan masih terkendali, namun kesiapsiagaan tetap harus ditingkatkan karena dampak kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah sekitar Jakarta.
Fahira mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang telah menyiapkan koordinasi dengan BMKG untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) jika diperlukan, memastikan kesiapan PAM Jaya, serta menyiagakan perangkat daerah terkait.
Namun, menurutnya, puncak kemarau harus dihadapi dengan kerja yang lebih terukur, cepat, dan melibatkan warga.
"Puncak musim kemarau harus diantisipasi sejak dini. Jangan menunggu terjadi gangguan pasokan air bersih atau meningkatnya risiko kebakaran baru bergerak," kata Fahira, dikutip Senin 3 Agustus 2026.
Senator Jakarta ini menyampaikan enam langkah yang perlu dilakukan Pemprov DKI Jakarta menghadapi puncak musim kemarau.
Pertama, memperkuat sistem pemantauan dan peringatan dini berbasis wilayah. Kedua, memastikan cadangan air baku, reservoir, dan distribusi air bersih siap bergerak. Ketiga, menyiapkan perlindungan khusus bagi kelompok rentan.
Keempat, menyiapkan OMC secara situasional dan memperkuat koordinasi kawasan aglomerasi. Kelima, memperkuat pencegahan kebakaran dan pengawasan kualitas udara. Keenam, menggerakkan warga untuk hemat air dan menjaga lingkungan.
BERITA TERKAIT: