Pernyataan itu disampaikan Menaker Hanif dalam kuliah umum yang diselenggarakan Universitas Al-Asy'ariah Mandar, Polewali Mandar, Kamis (25/2).
"Kalau mau kreatif dan inovatif, langkah pertama harus keluar dari rutinitas. Atau keluar dari zona nyaman untuk menghadapi tantangan baru," kata Hanif.
Tips dari Menteri Hanif merupakan jawaban dari pertanyaan narasumber sebelumnya yaitu Muhaimin Iskandar mantan Menake sebelumnya, tentang cara agar generasi muda bisa menjadi kreatif dan inovatif yang mampu bersaing di era globalisasi.
Kedua, kata Hanif, cara untuk menjadi kreatif dan inovatif adalah thinking out of the box.
"Jadi harus dieksplor terus sehingga dia benar-benar menemukan yang baru," katanya.
Cara terakhir, lanjut Hanif, dikarenakan saat ini Indonesia dan negara-negara dunia telah memasuki era persaingan, maka pemuda Indonesia harus bekerja di atas standar.
"Kenapa di atas standar? Karena kalau di atas standar pasti menang. Kalau standar standar saja, anda bisa menang, bisa kalah. Kalau di bawah standar pasti kalah," ujarnya.
Adapun, bekerja di atas standar kata Hanif, dapat dicapai dengan bekerja keras. Artinya, dibutuhkan usaha lebih untuk mencapai hasil yang lebih pula.
"Kata Einstein, kalau orang mengharapkan hasil yang luar biasa dengan usaha yang biasa itu namanya orang gila," kata Menaker menutup paparannya.
[dzk]
BERITA TERKAIT: