Apa langkah ke depan unÂtuk meminimalisir kecelakaan laut? Berikut penuturan lengkap Pangarmabar, Aan Kurnia usai melakukan kegiatan pencananÂgan program peduli keselamatan pelayaran Komanda Armada RI Kawasan Barat, di Dermaga Marina, Pantai Ancol.
Dengan masih banyaknya angka kecelakaan kapal, apa upaya yang dilakukan Anda bersama stakeholder lainnya? Kita secara serentak, Koarmabar dan teman-teman perhubunÂgan dan pengusaha kapal. Mulai dari Lantamal 1 sampai Lantamal 12, mulai dari Cirebon sampai Aceh. Koarmabar menyelenggarakan program peduli keselamatan berlayar, sebab ini sudah masuk musim barat. Sebab musim barat ini sampai Maret nanti, cuaca di laut relatif kurang bersahabat. Kalau kita evaluasi tahun kemarin, itu banyak kecelakaan-kecelakaan di laut yang seharusÂnya tidak perlu, yang seharusnya saudara-saudara kita, teman-teÂman kita itu bisa kita cegah, bisa kita kurangi jumlah kecelakaan itu. Kalau kita peduli, kalau kita siapkan itu semua tidak terjadi.
Oleh sebab itu, saya beserta semua teman-teman dari Kementerian Perhubungan, dari pengusaha kapal mengajak dan mengingatkan lagi kembali bagaimana menghadapi cuaca buruk, bagaimana mencegah terÂjadinya kebakaran, bagaimana mencegah terjadinya kebocoran. Kalau itu terjadi, ada tahap-tahap yang harus kita kerjakan.
Target Anda untuk menguÂrangi angka kecelakaan laut di wilayah Koarmabar? Targetnya bisa 100 persen tidak ada kecelakaan, kalau itu tercapai, saya sangat bersyukur, dan pemerintah tentunya juga akan senang. Tapi ini tidak bisa dilaksanakan kalau tidak ada kepedulian, tidak ada rasa berÂsama-sama ingin mencegah ini dari teman-teman kapal, teman-teman Perhubungan di laut.
Untuk pengawasannya baÂgaimana? Pengawasannya nanti saya tentu akan dibantu oleh teÂman-teman dari Kementerian Perhubungan untuk mengecek kapal yang akan berangkat.
Apa akan nanti ada anggota TNI yang dilibatkan? Iya, nanti akan ada anggota kaÂmi yang akan membantu teman-teman Kementrian Perhubungan untuk melakukan pengecekan.
Sesuai prosedur, idealnya pengamanan di dermaga atau pelabuhan berapa personil? Kita lihat, setiap daerah beda-beda. Ada yang banyak, ada yang sedang dan ada juga yang sedikit. Kita akan lihat, evaluasi bahwa setiap daerah beda-beda untuk penempatan.
Kecelakaan laut terjadi karÂena daftar manifest penumpÂang yang terlalu over load. Bagaimana solusinya? Mantaunya dari teman-teman Perhubungan, karena mereka yang punya kewenangan untuk memantau manifes penumpang kapal. Nanti kami akan mensupÂport teman-teman Perhubungan sambil pengamanannya di laut.
Apa sih faktor yang paling dominan terjadinya kecelaÂkaan kapal? Sering terjadi kecelakaan yang sudah kita lihat, biasanya dari jumlah manifest penumpang yang berlebih. Kapal nggak bisa dipaksakan. Kalau load-nya 100 ya 100. Begitu lebih, ada kecelakaan, jadi bapak yang salah. Lebih baik kita disiplin tapi aman. Daripada buru-buru kelebihan orang yang ada celaka. Selain itu, kalau terjadi kecelaÂkaan, kita nggak boleh panik. Harus tahu tahapannya seperti apa. Pintu keluar evakuasi harus tenang. kapten kapal harus teraÂkhir keluar.
Selain manifest penumpang, apalagi penyebab utama keÂcelakaan kapal? Ya dari kondisi kapal yang tidak dicek. Sama seperti anda mau pergi keluar kota, pergi jauh. Mobilnya kan pasti dicek, baik itu olinya, hand remnya, stirnya, dan lain sebagainya, itu mobil. Kapal juga seperti itu, nanti teman-teman dari Sjahbandar yang akan mengecek. Kemarin terjadi kapal di Karimunjawa, kebakaran Ro-Ro dari Semarang ke Pontianak. Memang itu bukan wilayah kerja saya, tapi saya harapkan itu tidak terjadi di wilayah saya. Makanya saya harapkan dari seluruh instansi untuk mencegah itu, sebab itu adalah saudara kita, teman kita, kita pasti akan sedih. ***
BERITA TERKAIT: