Pertemuan yang digelar di Aula Komplek Perkantoran Gubernur Kepri serta dihadiri Gubernur Kepri dan Forkopimda Provinsi Kepri sekaligus digelar momen pemberian mandat kepengurusan organisasi dari Ketua Umum Gebu Minang Oso.
Dalam sambutannya, Oso mengatakan bahwa setiap organisasi yang dibentuk mesti well organise. Organisasi, mesti membawa manfaat baik untuk cita-cita organisasi, anggota organisasi dan masyarakat setempat.
"Seperti orang Minang dimana-mana di perantauan selalu membawa kesejukan tidak ada keributan. Begitulah semestinya kita menjaga norma-norma dan etika daerah asal dan menjaga norma-norma dan menjaga etika di daerah rantau, itu harus terus dijaga. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," katanya.
Orang Minang, lanjut Oso, dan juga suku-suku lain sangat penting kiprahnya untuk Indonesia. Berbagai macam kiprah sesuai karakteristik daerah bisa disumbangkan untuk kemajuan bangsa.
Berbicara soal asal-usul dan suku, artinya membicarakan keberagaman Indonesia yang sangat kaya. Negara Indonesia memang kaya akan keberagaman termasuk suku.
Namun, sekarang persoalan soal suku, asal usul dan perbedaan-perbedaan lainnya sudah tidak lagi dipersoalkan. Saat ini sudah selesai dibicarakan. Dalam Pancasila pun sudah tidak ada lagi perbedaan. Seluruh rakyat Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama, orang Minang, orang Aceh, orang Jawa, Papua dan lainnya semuanya memiliki hak serta kewajiban sebagai warga negara yang sama.
"Orang Minang juga begitu, kiprahnya sangat penting untuk masyarakat terutama bidang perekonomian, itulah yang ditekankan kebangkitan kembali perjuangan orang Minang berkiprah untuk bangsa. Dan saya harap kiprahnya menjadi teladan dan menjadi contoh buat seluruh rakyat Indonesia," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Oso juga menegaskan bahwa organisasi Gebu Minang harus menjadi gerakan ekonomi yang baik untuk Indonesia. Dia mengingatkan betapa banyak negara-negara gagal karena hanya memikirkan urusan-urusan besar tetapi perekonomian rakyat dan rakyat kecil tidak dipikirkan. Sebuah bangsa yang besar harus memikirkan perekonamian rakyat dan ekonomi kerakyatan serta kesejateraan rakyat.
"Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum membangkitkan perekonomian rakyat," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: