Hal itu mengingat berbagai ancaman dapat dihadapi bangsa Indonesia, terutama serangan yang merusak moral dan karakter bangsa. Untuk itu, dia menilai bahwa anggota Koramil bisa beradaptasi dengan masyarakat langsung.
"Kadang ia memakai celana hijau tapi bajunya baju preman, dan bersandal jepit. Dan, ia sangat diterima masyarakat di seluruh Indonesia," ungkap Oso, sapaan akrabnya saat pembukaan Sosialisasi Empat Pilar MPR di Kubu Raya, Pontianak (Jumat, 21/10).
Untuk kewaspadaan, perlu kebijakan dari Pangdam meningkat kesejahteraan prajurit. Karena Koramil adalah ujung tombak maka harus dipersiapkan, terutama untuk menjadi ketahanan nasional.
Pangdam Mayjen TNI Andhika Perkasa sendiri membenarkan bahwa Koramil memang ujung tombak. Di daerah perbatasan, aparaturnya sudah menangkap penyelundup narkoba.
"Itu salah satu bukti bahwa Koramil itu memang ujung tombak," ujarnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: