Insan Pramuka Diminta Heningkan Cipta Untuk Korban Teror Di Prancis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 15 November 2015, 08:38 WIB
Insan Pramuka Diminta Heningkan Cipta Untuk Korban Teror Di Prancis
adhyaksa dault/net
rmol news logo . Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault ikut mengecam serangkaian serangan yang terjadi di Paris, Prancis, Jumat malam (13/11). Menurutnya, teror yang telah menewaskan sekitar 160 orang itu tak berperikemanusiaan.

"Ini tidak benar, apapun motif dan alasannya. Kejam! Dengan segala keragaman manusia, kepentingan dan keyakinan yang ada, kedamaian dan keharmonisan dunia harus tetap kita jaga," ujar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI ini seperti dilansir dari JPNN, Minggu (15/11).

Adhyaksa pun meminta insan Pramuka mengheningkan cipta dan berdoa bagi para korban teror yang menewaskan ratusan warga tak bersalah itu.

"Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kita Pramuka harus selalu menjaga kedamaian dan keharmonisan dimana pun kita berada," jelas Adhyaksa, yang sudah mendeklarasikan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta di Pilgub 2017.

Ia menambahkan saat ini Pramuka Indonesia tengah menjalankan program Messenger of Peace (MoP) bersama Gerakan Pramuka seluruh dunia. Tujuannya adalah melakukan berbagai kegiatan demi menjaga dan menciatakan perdamaian dunia. Indonesia dianggap yang terbaik menjalankan program MoP.

Adhyaksa juga meminta semua pihak tidak tergesa-gesa mengaitkan tindak kekerasan itu dengan agama atau keyakinan tertentu.

"Biarkan otoritas keamanan di Paris yang bekerja terlebih dahulu. Jangan membuat spekulasi yang tidak perlu. Kita bantu dan doakan keselamatan para korban bom," tukas dia. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA