Kepala Negara bersama delegasi terbatas lepas landas dari Bandara Orly menuju Jakarta setelah menuntaskan sejumlah agenda diplomatik strategis yang mempererat hubungan Indonesia dan Prancis.
Setibanya di Bandara Orly, Presiden Prabowo menerima penghormatan militer berupa pasukan jajar kehormatan sebanyak 21 personel yang berdiri di sisi kiri dan kanan karpet merah.
Sejumlah pejabat yang menyambut Presiden di depan karpet merah yakni Menteri Urusan Frankofoni, Kemitraan Internasional, dan Warga Negara Prancis di Luar Negeri Eléonore Caroit serta Gubernur Militer Paris Loïc Mizon.
Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo turut dilepas oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, dan Atase Pertahanan RI di Paris Marsma TNI Hendra Gunawan.
Selama berada di Paris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting dalam rangka memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Prancis.
Salah satu agenda utama yakni menghadiri upacara penyambutan kenegaraan di Les Invalides dan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée.
Selain pertemuan resmi kenegaraan, Presiden Prabowo juga menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée.
Di sela agenda diplomatik tersebut, Kepala Negara turut melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat dan diaspora Indonesia di Paris.
Hubungan Jakarta-Paris juga diproyeksikan semakin erat di berbagai bidang, mulai dari pertahanan, ekonomi, pendidikan hingga kebudayaan.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta yakni Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
BERITA TERKAIT: