Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Airlangga, Haryadi. Haryadi menilai bahwa dengan pengelolaan rekening yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas tersebut, maka PDIP telah memasuki era baru sebagai partai modern yang ber-ruh-kan kerakyatan.
"Dalam cara pandang lain, apa yang dilakukan oleh PDI-Perjuangan ini merupakan adopsi prinsip
good governance yang diorientasikan untuk memberantas korupsi politik," kata Haryadi beberapa saat lalu (Selasa, 20/10).
Menanggapi hal tersebut, Wakil bendahara DPP Partai, Juliari Batubara, menegaskan bahwa keseluruhan dana yang masuk siap diaudit.
"Bertepatan dengan peluncuran rekening tersebut, juga dilakukan workshop guna mengimplementasikan pengelolaan keuangan partai berbasiskan gotong royong. Transparansi Internasional, ICW, Perludem, CSIS dan lain-lain, akan diundang guna memberikan masukan terkait dengan strategi pengelolaan keuangan Partai tersebut", papar Ari.
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyampaikan komitmennya bahwa dana tersebut akan diaudit oleh akuntan publik.
"Aspek pemasukan dan pengeluaran akan diaudit secara periodik. Demikian halnya penggunaan dana tersebut akan difokuskan untuk pendidikan politik, sekolah para calon kepala daerah, pemberdayaan rakyat, pendidikan kaum perempuan dan sebagainya," pungkas Hasto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: