Implementasi SDGs Tidak Akan Berhasil Bila Diserahkan ke Bappenas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 08 Oktober 2015, 11:55 WIB
Implementasi SDGs Tidak Akan Berhasil Bila Diserahkan ke Bappenas
ilustrasi/net
rmol news logo . Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia menagih komitmen pemerintah melaksanakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) pascapenandatangan di New York dalam Sidang Umum PBB (25-27 September 2015) lalu.

"Presiden Joko Widodo harus memimpin langsung implementasi SDGs sebagai bentuk keseriusan pemerintah," kata Direktur Program Transparansi Internasional Indonesia, Muhamad Ilham Saenong, dalam keterangan beberaoa saat lalu (Kamis, 8/10).

Ia menilai jika implementasi di bawah Bappenas, seperti yang disampaikan pemerintah selama ini, pelaksanaan SDGs tidak akan berhasil karena Bappenas merupakan lembaga teknis perencanaan pembangunan. Untuk memperkuat komitmen itu, Presiden perlu mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) mengawal SDGs.

Selama dua hari sekitar 130 perwakilan organisasi Koalisi Masyarakat Sipil melangsungkan pertemuan di Hotel Aryaduta, Jakarta, 6-7 Oktober 2015. Salah satu agenda pertemuan ini adalah mengkaji dokumen Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang telah dibuat pemerintah apakah cukup mengadopsi SDGs. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA