Zulkifli Hasan Tolak Indonesia Jual Bahan Mentah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 27 Mei 2015, 15:50 WIB
Zulkifli Hasan Tolak Indonesia Jual Bahan Mentah
Zulkifli Hasan/net
rmol news logo . Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan menolak mentah-mentah usulan mengenai ekspor bahan mentah. Usulan tersebut sempat dilontarkan mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (TRTKM) Faisal Basri soal pemberhentian ekspor bauksit.

"Ekspor bahan mentah saya tolak. Saya setuju bangun smelter sehingga barang kita ada nilai tambahnya," ujar Zulkifli Hasan saat berbincang dengan wartawan di Rumah Makan Hassan I, Banda Aceh (Rabu, 27/5).

Zulhas, begitu ia disapa, menggambarkan bahwa barang mentah tidak memiliki nilai tambah. Sebaliknya, jika Indonesia menjual bahan mentah keluar maka barang itu akan kembali ke Indonesia dalam bentuk jadi dan berharga berpuluh-puluh kali lipat.

"Bayangkan, misalnya dari Aceh ekspor biji besi. Nah nanti (biji besi itu) datang ke sini dalam bentuk alumunium. Jadi bapak ekspor harga 1, datang balik 100. Yang dapat nilai tambah orang sana," sambung ketua umum PAN itu.

Pembangunan smelter, lanjutnya, memang tidak mendatangkan keuntungan secara instan. Namun dalam jangka panjang, hal itu akan terasa bermanfaat bagi rakyat Indonesia.

"Memang dua tahun puasa, tapi tahun ketiga dan keempat kan kita dapat nilai tambah," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA