Kapolres Bengkulu, Akbp Adrian Indra Nurinta mengatakan, tertangkapnya tersangka pemilik senjata api dengan delapan butir peluru aktif itu, berawal dari langkah penyidik yang berhasil melacak handphone milik tersangka. Nah, dari signal HP diketahui tersangka bersembunyi di kawasan Kabupaten Bengkulu Tengah.
Namun saat dikejar kesana tersangka berhasil meloloskan diri menggunakan mobil ke kota Bengkulu. Personil polisi yang melakukan pengejaran langsung berkoordinasi untuk melakukan razia di perbatasan masuk ke Kota Bengkulu. Hasilnya, tersangka BB langsung diringkus tim Satuan Reskrim Polres Bengkulu tanpa perlawanan yang berarti.
"Hingga kini tersangka BB masih menjalani pemeriksaan diduga kuat tersangka salah satu gembong perampok yang masuk ke Kota Bengkulu untuk melancarkan aksinya. Sejauh ini pihak Polres Bengkulu masih berkoordinasi ke Polda Riau, apakah tersangka ini punya catatan kriminal di kota asalnya," terang Adrian, Selasa (10/3).
Diketahui tiga rekan tersangka BB ini terlebih dahulu telah dibekuk oleh tim satuan narkotika Polres Bengkulu. Saat itu polisi menemukan sabu sisa pakai dan sepucuk senjata api dengan delapan peluru aktif. Diketahui senjata api itu milik tersangka BB yang saat itu berhasil kabur sebelum penggerebekan berlangsung.
[ogimansyah/sim/bkl/sam]
BERITA TERKAIT: