"Sebagai anggota MPR saya berkewajiban untuk mensosialisasikan empat konsensus kepada masyarakat," kata politisi Gerindra ini disela-sela sosialisasi di Jalan Nurdin, Grogol, Jakarta Barat (Kamis, 5/3).
Tidak hanya di Jakarta Barat, Aryo yang juga keponakan Prabowo Subianto ini akan menggelar sosialisasi di Jakarta Utara. "Yang penting separuh dari waktu resesnya selama satu bulan lebih digunakan untuk sosialisasi agar masyarakat semakin paham apa itu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," imbuhnya.
Target dari sosialisasi ini untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya empat konsensus di abad 21. "Jangan sampai masyarakat lupa dengan empat konsensus ini," harap kata anggota Komisi VII DPR ini.
Sebab, kata Aryo, pada awal-awal reformasi, Pancasila dianggap tabu oleh masyarakat dan dianggap sebagai bagian dari doktrin orde baru. "Padahal tidak, empat konsensus itu sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara," ungkapnya.
Salah satu contohnya, lanjut Aryo, adalah konflik antara DPRD DKI Jakarta dengan Gubernur DKI bisa saja tak terjadi bila kedua belah pihak betul-betul memahami empat konsensus tersebut.
Selain melakukan sosialisasi, Aryo tak lupa juga memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba karena sangat berbahaya dan bisa merusak generasi bangsa Indonesia.
"Saya bersama BNN terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya narkoba dan harus dihindari jauh-jauh," tandas ketua Tunas Muda Indonesia Raya ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: