Otorita IKN menyiapkan 150 bibit tanaman yang mayoritas merupakan spesies endemik Kalimantan, seperti balangeran, kapur, tengkawang, meranti, dan nyatoh. Aksi penanaman ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh individu, keluarga, maupun rombongan yang berkunjung ke kawasan IKN.
“Kita semua tahu bahwa IKN adalah kota hutan. Artinya, kota ini dibangun dalam ekosistem hutan hujan tropis Kalimantan. Saya garis bawahi: hutan hujan tropis Kalimantan, karena dahulu kawasan ini memang merupakan ekosistem tersebut,” ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri, Minggu, 17 Mei 2026.
Ia menegaskan konsep kota hutan tidak hanya dibangun dan dipelihara oleh pemerintah maupun Otorita IKN, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kota hutan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
Karena itu, Otorita IKN membuka ruang partisipasi bagi seluruh pengunjung untuk ikut melakukan penanaman di area yang telah disediakan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi juga bagian dari upaya penghijauan dan pemulihan ekosistem di Nusantara.
Selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus ini, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi area Istana Negara dan kawasan Glamping di IKN. Kedua lokasi tersebut dibuka untuk umum hingga pukul 17.00 WITA setiap harinya.
Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama, pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian rapi dan sopan, seperti celana panjang, baju berkerah, serta sepatu. Pengunjung juga tidak diperkenankan menerbangkan drone, membawa hewan peliharaan, merokok, membawa senjata tajam, maupun melakukan tindakan yang melanggar norma dan ketertiban umum.
Sejak hari libur pertama pada Kamis dan Jumat, antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke IKN terpantau tinggi. Masyarakat tidak hanya menikmati berbagai fasilitas dan berfoto di kawasan IKN, tetapi juga menyaksikan secara langsung pembangunan di berbagai sektor yang terus berjalan.
BERITA TERKAIT: