Amir Syamsuddin Sarankan Jokowi Perhatikan Nasib Samad dan BW

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 19 Februari 2015, 00:02 WIB
Amir Syamsuddin Sarankan Jokowi Perhatikan Nasib Samad dan BW
amir syamsuddin/net
rmol news logo . Presiden Joko Widodo telah mengambil keputusan tepat di tengah pilihan yang sulit, terkait dengan persoalan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian pandangan dan penilaian Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang juga mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (18/2).

Amir pun memberi saran kepada Jokowi. Untuk melengkapi langkah besar dan baik yang telah dilakukan, akan sangat baik dan bijaksana untuk memperhatikan nasib para mantan komisioner KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, yang kini sudah menyandang status tersangka.

"Karena sulit dicegah adanya kesan dalam pandangan publik bahwa penetapan mereka sebagai tersangka erat kaitannya dengan pelaksanaan tugas yang mereka emban," demikian Amir.

Terkait dengan persoalan Polri dan KPK ini, ada beberapa keputusan yang diambil Jokowi. Diantaranya, mengusulkan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru. Artinya juga, Jokowi membatalkan pencalonan Budi Gunawan.

Jokowi juga mengeluarkan Keputusan Presiden yang memberhentikan sementara dua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto . Jokowi juga mengeluarkan Keppres mengangkat tiga orang anggota KPK yang baru, yaitu Taufiqurrahman Ruki, Prof Dr. Indrianto Seno Aji, dan Johan Budi SP. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA