"
Highly recommended ya tidak melantik," ujar Anggota Kompolnas Adrianus Meliala, kepada
Rakyat Merdeka, di Jakarta, Minggu (1/2).
Kriminolog Universitas Indonesia ini menyadari Presiden Jokowi sudah memiliki banyak opsi dari pertemuan Kompolnas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/1), dan pertemuan dengan pihak-pihak lain.
"Namun Presiden menunggu proses pra-peradilan yang diajuÂkan Budi Gunawan di Pengadilan Negeri Jakara Selatan. Kami pahami proses pra-peradilan ini memang penting. Jadi kita tunggu saja," paparnya.
Berikut kutipan selengkapÂnya;Dalam pertemuan Kompolnas dengan Presiden itu apa ada gagasan baru?Pertemuan itu tidak dalam upaya untuk menambah ide baru. Pak Jokowi terlihat sudah mantap dengan keputusannya itu.
Beliau tidak mencari ide baru. Kalau kita lihat sih beliau sudah punya position. Masih nunggu proses hukum.
Secara undang-undang buÂkankah harus segera dilantik?Ah, nggak. Tunggu sampai yang bersangkutan (BG) seÂlesai masa proses hukum pra peradilan.
Bukankah gugatan praperaÂdilan itu tak mengubah status tersangka, ini bagaimana? Kalau misalnya gugatan dikabulÂkan, bagaimana. Kalau nanti kalah, bagaimana. Itu kan opsi-opsinya.
Apa Kompolnas mengusulÂkan calon Kapolri baru?Itu langkah selanjutnya. Yang penting beres dulu masalah BG.
O ya, apa makna Jokowi bertemu Prabowo?Kalau misalnya Pak Jokowi itu memilih opsi untuk memÂbatalkan (calon Kapolri BG), pasti kan beliau akan diperÂsoalkan DPR.
Makanya beliau membangun aliansi agar tidak dilawan oleh anggota-anggota DPR bila calon baru diajukan.
Apalagi Prabowo di KMP sangat berpengaruh. Makanya dengan dihubungi pimpinan KMP, diharapkan dari KMP tidak ada masalah.
Menurut Anda, apa konflik KPK-Polri akan berlanjut?Kalau kasusnya terus berlanÂjut, bisa dibilang berlanjut. Tapi kalau kita bicara mengenai poliÂtiknya segera dihentikan ya.
Masyarakat mendukung KPK, tapi ada keinginan merÂevisi Undang-Undang KPK, tanggapan Anda?Save KPKitu tidak berarti Undang-Undang KPKitu nggak boleh direvisi. Justru tujuannya agar KPKini jangan sampai kayak gini lagi ke depan. ***
BERITA TERKAIT: