Direktur Unit Anti Narkotika Guyana, James Singh, sebagaimana dilansir,
Associated Press (Jumat, 15/8), mengatakan bahwa kapal selam tersebut memiliki panjang 20 meter, luas 4 meter, dan lebar 2 meter.
Singh mengatakan bahwa kapal selam itu ditemukan di wilayah pesisir barat laut Guyana dekat perbatasan dengan Venezuela.
Seperti diketahui, sudah sejak pemerintah AS menyebut bahwa Guyana adalah titik transshipment utama penyelundupan obat-obatan terlarang menuju ke AS,
Oleh karena itu, para pejabat AS berharap untuk segera membuka kantor Badan Penegakan Obat-Obatan Terlarang di Guyana.
[ysa]
BERITA TERKAIT: