Massa bergerak ke Mayasari Plaza Jalan Veteran Kota Tasikmalaya, Jawa Barat untuk mendatangi dan meminta restoran makan siap saji KFC menandatangani nota kesepakatan, yang salah satu isinya adalah tidak melakukan aktivitas jual-beli selama tiga hari.
Perwakilan santri diterima oleh pihak manajemen KFC yang akhirnya menandatangani nota kesepakatan tersebut. Tapi sebelumnya terjadi insiden pemecahan kaca gerai KFC. Insiden tersebut membuat para pengunjung Mayasari Plaza panik dan berhamburan keluar.
Selanjutnya, massa bergerak menuju McD di Jalan KHZ. Mustofa, ratusan santri memaksa jalan utama ke pusat pertokoan tersebut macet total. Dikarenakan massa duduk memenuhi badan jalan untuk menunggu negoisasi perwakilan santri dengan manajemen McD.
Aksi sempat memanas karena pihak manajemen McD tidak mau menandatangani nota kesepakatan. Massa memaksa dan mengancam akan menyegel paksa. Akhirnya pihak McD menyetujui tuntutan itu.
Dibawah guyuran hujan, massa melanjutkan aksinya ke pertokoan terbesar di Priangan Timur, Asia Plaza. Disana massa kembali mendatangi restoran yang diklaim milik Amerika.
"Ini bentuk solidaritas kami terhadap jatuhnya korban muslim di Palestina oleh Israel. Kami minta toko asal Amerika ini tutup selama tiga hari," terang salah satu koordinator aksi, Ustad Didi.
Jika tuntutan pendemo tidak direalisasikan, kata Ustad Didi, pihaknya akan mendatangkan massa lebih banyak lagi.
"Kami hanya menunjukkan kepedulian terhadap Palestina," tandas Daliah.
Dengan pengawalan petugas kepolisian, akhirnya massa membubarkan diri.
[wid]
BERITA TERKAIT: