“Saya yakin menang konvensi, sehingga dicalonkan Partai Demokrat menjadi capres dalam pilpres mendatang,†cetus Anies Baswedan kepada
Rakyat Merdeka, kemarin.
Soal tidak disebut-sebut masuk tiga besar peserta konvensi, Anies Baswedan mengatakan, kabar itu hanya sebatas obrolan, bukan keputusan panitia.
“Saya rasa kabar ini lebih seperti obrolan sebuah rencana. Karena saya percaya panitia akan menjalankan kebijakan sesuai hasil survei,’’ paparnya.
Berikut kutipan selengkapnya:Kenapa Anda yakin menang?Dari seluruh gelaran konvensi yang saya ikuti, respons masyarakat terhadap sosok seorang Anies Baswedan semakin besar.
Pendukung saya yang tergabung dalam relawan Anis jumlahnya terus meningkat.
Saat ini sudah ada 17 ribu orang relawan yang siap mendukung. Tersebar di seluruh provinsi. Padahal, mereka adalah relawan tanpa bayaran. Relawan nol rupiah. Mereka rela menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran untuk mendukung saya.
Apa dukungan tersebut berpengaruh terhadap elektabilitas Anda?Dukungan dari mereka sangat berarti untuk saya, sehingga elektabilitas saya terus naik.
Makanya hasil survei dari
Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) menempatkan saya di posisi kedua setelah Dahlan Iskan yang memiliki basis dukungan lebih lama.
Dalam survei tersebut popularitas saya naik dari 5,6 persen menjadi 7,84 persen.
Ini menjadi bukti bahwa seorang Anies bisa bersaing dengan tokoh lainnya.
Apa yang menjadi andalan Anda dalam konvensi?Saya lebih menonjolkan dari sisi figur kebaruan. Karena saya bukan bagian dari pemerintah. Saya tidak pernah terlibat masalah apa pun.
Saya tidak pernah berbuat salah dan dosa terhadap rakyat Indonesia.
Menurut Anda, kapan sebaiknya hasil konvensi diumumkan?Sebaiknya setelah pemilihan legislatif (pileg). Karena pileg menjadi ukuran bagi partai dan capres untuk menentukan langkah selanjutnya.
Apa janji Anda kepada rakyat Indonesia bila nanti jadi capres?Dalam kunjungan saya ke berbagai daerah. Saya selalu menegaskan. Saya hadir tidak untuk menyelesaikan masalah sendirian.
Karena sangat sulit untuk membenahi masalah Indonesia yang sangat pelik ini sendirian. Tapi saya berjanji untuk benahi masalah bersama-sama dengan masyarakat. Melalui gerakan turun tangan.
Apa yang menjadi program utama Anda?Saya akan tetap menekankan pada pemberantasan korupsi. Itu yang akan saya lakukan pertama kali.
Korupsi merupakan kejahatan yang sangat luar biasa. Efeknya sangat dahsyat. Rakyat sangat dirugikan akibat tingkah laku para oknum pejabat negara yang korup.
Bagaimana caranya?Lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan harus direformasi.
Dengan menempatkan orang yang tepat dan kompeten pada dua lembaga penegak hukum tersebut akan sangat mempengaruhi hasil kerja penegak hukum dalam pemberantasan korupsi. ***
BERITA TERKAIT: