"Dari sisi historis, antara PKB dan PDIP juga sangat terasa. Hal itu terlihat dari kedekatan Bung Karno dengan Nahdlatul Ulama d imasa lampau.Juga Gus Dur dan Bu Mega yang sangat dekat," kata pengamat politik dari Unicersitas Islam Negeri Jakarta (UIN) Jakarta, Zaki Mubarok, saat dihubungi wartawan Jumat malam (28/3).
Meski begitu, Zaki berharap pendekatan PKB dan PDIP ini tidak hanya didasari pragmatisme, karena nantinya tidak bisa bertahan lama. Misalnya membangun koalisi dengan bagi-bagi kursi di kabinet.
"Elit PKB dan PDIP diharapkan berfikir yang subtansial agar bisa langgeng," tandasnya.
Beberapa waktu lalu, Megawati dan Muhaimin Iskandar bertemu. Banyak yang percaya pertemuan ini bagian dari penjajakan untuk koalisi.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: