FIFA setuju tetap memasukkan stadion yang baru akan masuk tahap penyelesaian pada pertengahan Mei, atau tepat sebulan sebelum dimulainya turnamen sepakbola terpenting di dunia, dalam daftar stadion di Piala Dunia Brazil. Saat ini, hampir 1.400 orang bekerja sepanjang hari untuk menyelesaikan stadion ini tepat pada waktunya.
Teknisi listrik Francisco Santos mengatakan bahwa ultimatum FIFA talah menyadarkan pihak penyelenggara Brazil untuk segera merampungkan stadion berkapasitas 41 ribu orang itu.
"Mereka terbuka matanya dan mempekerjakan cukup orang. Sekarang pekerjaan ini akan berhasil,†ujarnya sebagaimana dikutip Voanews (Minggu, 23/2).
Wakil Menteri Olahraga Brazil, Luis Fernandes, mengaku tidak dapat membayangkan kerugian yang akan diderita ngeri peraih lima kali juara dunia itu andai Curitiba kehilangan status sebagai salah satu tempat penyelengaraan Piala Dunia.
"Ini adalah sebuah kemenangan, dalam tanda kutip. Kemenangan karena kami berhasil mengubah situasi yang mengarah pada penghapusan Curitiba sebagai tempat penyelenggaraan. Dan sangat penting bahwa Piala Dunia tetap diselenggarakan di 12 kota Brazil," ujarnya
Karena selain kegembiraan menyaksikan kompetisi, hal ini juga akan menciptakan potensi pembangunan dan ekonomi ke 12 pusat kawasan itu. Sehingga dari aspek ini, ya, ini adalah sebuah kemenangan,†tandas Fernandes.
[ian]
BERITA TERKAIT: