Namun demikian, Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi, mengingatkan. Ada resiko yang jelas di depan mata bila ada lonjakan suara PDI Perjuangan yang sangat signifikan itu.
"PDI Perjuangan bisa seperti Demokrat. Banyak orang-orang baru jadi anggota DPR, yang tak tahu apa-apa, lalu terjebak pada praktek korupsi. Mereka jadi anggota DPR kagetan," kata Johan kepada
Rakyat Merdeka Online, Selasa
malam (Rabu, 19/2).
Johan pun menganalisa, kader PDI Perjuangan akan terbelah menjadi dua kubu. Satu kubu, adalah yang ideologis-Seekarnois, dan kubu lain adalah simpatisan Jokowi. Kubu simpatisan Jokowi ini lebih pada persepsi positif, dan akan mudah ambruk.
"Mereka tak bekerja secara maksimal, namun tiba-tiba terpilih. Mereka kan merajalela, lupa diri, kehilangn kontrol jadi anggota DPR, tanpa berjuang. Itu sama seperti fenomena anggota DPR dari Demokrat di 2009. Akibatnya nanti apa? Ya korupsi lagi," demikian Johan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: