Inilah Alasan Mengapa Andi Iwan Gerindra Jadi Sopir Mobil Jenazah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 03 Februari 2014, 20:28 WIB
rmol news logo . Menjelang pemilihan legislatif yang kian dekat, ada banyak cara dilakukan para caleg. Namun tetap saja, banyak pendekatan mereka yang terkesan tetap elitis.

Hal ini berbeda dengan yang dilakukan caleg Partai Gerindra di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Iwan Aras (AIA). Andi tidak saja menyediakan sejumlah unit mobil ambulans jenazah dan bahan bakarnya kepada masyarakat, caleg DPR RI nomor urut 4 Dapil 2 Sulsel ini juga kerap menjadi sopir ambulans tiap kali masyarakat membutuhkan ambulans yang membawa jenazah.

Menariknya, sebelum program ini dijalankan, Andi Iwan Aras mengumumkan program ambulans gratisnya kepada masyarakat tidak mampu di iklan baris di salah satu media lokal. Dan ternyata animo masyarakat cukup besar. Ketika ditanya tujuan dirinya menyopiri ambulans untuk masyarakat yang sedang kesusahan, Andi dengan santai menjawab hal itu biasa saja dan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Karena kebetulan tidak ada orang lain, saya sopiri sendiri. Kan apa yang saya lakukan itu biasa saja. Itu manusiawi. Tak perlu dibesar-besarkan. Karena memang sudah semestinya kita wajib saling membantu. Mohon untuk tidak dipolitisir," ujar Andi Iwan Aras.

Terkait dengan pendekatan Andi ini, pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Hasrullah menyatakan bahwa cara ini merupakan cara yang baik untuk seorang caleg. Karena dengan cara seperti itu, Andi Iwan tidak membuat jarak dengan masyarakat. Bahkan, Hasrullah berani mengatakan langkah yang dilakukan Andi Iwan Aras itu tak jauh berbeda dengan blusukan ala Jokowi.

"Kalau Jokowi bertemu langsung dengan masyarakat sambil keliling kampung. Tapi dengan menjadi sopir ambulans pun tak kalah baik. Karena menyentuh langsung empati masyarakat," demikian Hasrullah. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA