Cinta Ditolak Penyebab Feby Lorita Dibunuh

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 03 Februari 2014, 16:24 WIB
Cinta Ditolak Penyebab Feby Lorita Dibunuh
FEBY LORITA/NET
rmol news logo Polisi masih mendalami pemeriksaan terhadap dua pelaku pembunuhan Feby Lorita, wanita yang mayatnya ditemukan di bagasi mobil Nissan March nopol F 1536 KA pada 28 Januari lalu.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku berinsial ED menghabisi nyawa Feby karena tersinggung dan sakit hati lantaran cintanya ditolak.

"Pengakuan sementara, ED tersinggung karena cinta ditolak korban," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (3/2).

Pengakuan ED, alasan korban Feby Lorita menolak cintanya karena menduga dia tengah menjalin hubungan dengan wanita lain alias sudah memiliki pacar. Namun demikian, lanjut Mulyadi, pihaknya tidak begitu saja langsung percaya dengan pengakuan pelaku.

"Penyidik perlu pembuktian bukan hanya pengakuan," katanya.

Mulyadi menambahkan, penyidik juga sudah membawa pelaku ED ke beberapa lokasi yang diduga didatangi sebelum pembunuhan terjadi. Hal ini untuk mencari tambahan barang bukti yang digunakan untuk mengungkap kasus tersebut. ED sendiri merupakan tetangga korban di apartemen Comfort Cibubur.

"Penyidik ke beberapa tempat mencari alat yang digunakan pelaku, saat ini belum ditemukan. Dia (ED) kontrak di salah satu kamar apartemen Comfort Cibubur," pungkas Mulyadi.

Mayat Feby ditemukan di bagasi mobil yang terparkir di area tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Kondisi wanita kelahiran Bengkulu, 30 Oktober 1981 itu sudah dalam keadaan membusuk dengan tangan dan kaki diikat kabel stop kontak sepanjang 290 centimeter.

Pada 1 Februari, polisi menangkap pelaku DN yang diduga berperan membuang mayat Feby. Keesokan harinya kembali ditangkap pelaku ED di daerah Siantar, Sumatera Utara. Dia diduga sebagai pelaku utama atau eksekutor pembunuh Feby.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA