"Kami siap membeberkan kebobrokan DPT Pemilu 2014 kepada siapa saja yang berkepentingan dalam Pemilu 2014, baik partai politik bahkan perorangan," kata Sekjen Forum Akademisi Informasi dan Teknologi (FAIT), Janner Simarmata, beberapa saat lalu (Senin, 20/1).
Terkait penggunaan teknologi IT dalam penyusunan DPT Pemilu 2014, pengurus FAIT yang lain, Rizal Isnanto mengusulkan validasi terhadap sistem penyusun DPT Pemilu 2014.
"Lakukan saja validasi terhadap sistem yang digunakan dalam menyusun DPT
Pemilu 2014, apakah bermasalah atau tidak," kata Rizal Isnanto.
Selain itu, lanjutnya, hal yang sangat mudah dilakukan adalah menyisir DPT Pemilu 2014 sehingga akan ditemukan pemilih tanpa NIK, nama orang mati dan pemilih siluman lainnya. Selanjutnya, data pemilih tersebut dihapus dari DPT.
[ysa]
BERITA TERKAIT: