Bukan Tidak Mugkin Kisruh e-KTP Bagian dari Skenario Kecurangan Pemilu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 20 Januari 2014, 08:49 WIB
Bukan Tidak Mugkin Kisruh e-KTP Bagian dari Skenario Kecurangan Pemilu
ilustrasi/net
rmol news logo . Penerbitan e-KTP yang molor berdampak pada penyelesaian daftar pemilih tetap (DPT). Dengan kata lain, persolan e-kTP merupakan salah satu penyebab utama kirsuhnya DPT.

Menurut Ketua Umum Forum Akademisi Informasi dan Teknologi (FAIT), Hotland Sitorus, kisruh e-KTP ini terindikasi disengaja dan bukan tidak mungkin hal tersebut merupakan rangkaian skenario kecurangan Pemilu 2014.

Apalagi, lanjutnya, dengan ditemukannya 65 juta e-KTP bodong dan jutaan e-KTP yang ditarik kembali dari berbagai daerah karena rusak, semakin mempertegas bahwa tidak ada mekanisme pengawasan terhadap jumlah E-KTP pasti yang dicetak.

"Bukan tidak mungkin E-KTP dicetak lebih dan disalahgunakan pada Pemilu 2014 nanti," kata Hotland Sitorus beberapa saat lalu (Senin, 20/1).

Hotland mengingatkan, Pasal 150 ayat (1) UU 8/2012 tentang Pemilu mengatur penggunaan e-KTP sebagai alasan yang sah bagi pemilih untuk dapat memilih. Bahkan pendaftaran pemilih yang menggunakan e-KTP boleh satu jam sebelum selesai pemungutan suara.

"Ini entri poin potensi kecurangan pemilu," tegas Hotland Sitorus. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA