Pembangunan Perumahan di Indonesia Salah Arah!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 16 Januari 2014, 11:41 WIB
Pembangunan Perumahan di Indonesia Salah Arah<i>!</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Dari sudut pandang kebijakan publik, mayoritas stakeholders perumahan berjalan ke arah yang salah dan tidak meletakkan masalah perumahan pada tempat yang tepat.

Demikian disampaikan Koordinator Tim Visi Indonesia 2033 dan pendiri CIRUS Surveyors Group, Andrinof A Chaniago, saat menyampaikan penjelasan soal tantangan pembangunan perumahan dalam acara ulang tahun kedua Housing Urban Development (HUD) Institute di Restoran Pulau Dua Senayan, Jakarta (Kamis, 16/1).

Seharusnya, ungkap Andrinof, para stakeholders itu mengambil peran sebagai inisiator untuk meluruskan jalan yang salah itu. Mereka yang harus mengambil tanggungjawab itu adalah pemerintah, Bada Usaha Milik Negara (BUMN), media massa dan kalangan ilmuwan.

"Tetapi, dalam kenyataannya, pemerintah terus melaju dengan arah yang salah, BUMN (Perumnas) diam-diam berubah ulah menjadi entitas bisnis murni, dan media massa kebanyakan mencampuradukkan masalah perumahan dengan masalah bisnis properti," ungkap Andrinof.

Sementara itu, lanjut Andrinof, sebagian besar lembaga maupun perorangan yang bergerak dengan bekal ilmu pengetahuan tidak pernah bicara soal paradigma pembangunan perumahan yang salah arah ini. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA