Megawati dan Jokowi Sama-sama Luar Biasa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 04 Januari 2014, 19:10 WIB
Megawati dan Jokowi Sama-sama Luar Biasa
maruarar sirait/net
rmol news logo . PDI Perjuangan patut berbangga diri memiliki pemimpin dan kader yang luar biasa. Tokoh yang dimaksud adalah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sementara kader yang dimaksud adalah Joko Widodo.

Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, kedua figur ini sama-sama luar biasa. Megawati misalnya. Sebagai figur sentral di tubuh PDI Perjuangan, Megawati sama sekali tidak cemburu dengan elektabilitas Jokowi. Hal ini akan berbeda bila pimpinan pucuk partai lain yang kalah saing dengan kadernya.

"Bagaimana Aburizal Bakrie bila elektabilitas Agung Laksono lebih tinggi? Bagaimana Prabowo bila elektabilitasnya kalah sama Fadli Zon? Dan lain-lain," kata Maruarar Sirait di sela-sela acara open house Natal dan Tahun Baru Sabam Sirait di kediaman Sabam di Jalan Depsos, Jakarta Selatan (Sabtu, 4/1).

Pun demikian, lanjut Maruarar, dari sisi ideologi dan konsistensi Megawati sudah teruji dan terbukti merupakan figur yang teguh memegang prinsip dan idealisme. Meski sempat diajak masuk dalam jejaring kekuasaan, Megawati konsisten memilih berkoalisi dengan rakyat. Maka dalam kasus Century dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM), PDI Perjuangan mampu memenuhi harapan rakyat.

Demikian juga dengan Jokowi. Jokowi, menurut Maruarar, merupakan sosok kader yang juga luar biasa. Di tengah lingkaran pragmatisme, Jokowi tetap konsisten dan loyal pada partai. Padahal, di tengah kebelumpastian PDI Perjuangan mencapreskannya, sudah banyak partai yang menawarkan bergabung. Namun Jokowi berbeda dengan kader partai lain yang mudah tergiur dengan jabatan. Jokowi tetap memastikan sebagai kader serta taat kepada keputusan partai.

"Ibu Mega dan Jokowi memiliki kesamaan ideologi, perjalanan historis yang cukup lama, serta intensitas komunikasi yang terbangun," demikian Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA