Cukup, Megawati Sudah Diganjal Empat Kali!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 11 Desember 2013, 12:19 WIB
Cukup, Megawati Sudah Diganjal Empat Kali<i>!</i>
megawati/net
rmol news logo Gerakan Barisan Pro Mega Jawa Timur di Blitar hari ini (Rabu, 11/12) disambut dengan beragam sikap oleh kalangan internal PDI Perjuangan. Ada kalangan yang menyambut gembira, namun ada juga yang menganggapnya sebagai manuver untuk mengganjal pihak-pihak lain di PDIP.

Kordinator Barisan Pro Mega, Dibo Suasono, kepada redaksi mengatakan, pihaknya akan berjuang mati-matian untuk Mega. Kini saatnya Mega benar-benar tampil memimpin Indonesia dan membawa negeri yang didirikan antara lain oleh Bung Karno ini ke kemajuan yang sejati.

"Sudah cukup. Mbak Mega sudah diganjal empat kali. Kami tidak mau lagi. Mbak Mega harus jadi Presiden RI," ujar Dibo dalam perbincangan dengan redaksi.

Di zaman Soeharto dan Orde Baru, Megawati diganjal dengan menggunakan gerakan desukarnoisasi, dimana rezim yang berkuasa menciptakan stigma jelek dan negatif mengenai Bung Karno.

Di tahun 1999, setelah PDIP menang dalam Pemilu 1999, Megawati diganjal oleh kelompok Poros Tengah. Sementara di tahun 2003, Mega diganjal oleh manuver kalangan internal PDIP yang berdampak buruk bagi partai.

"Sementara di 2009 ada permainan pembiayaan pilpres lewat skandal Bank Century. Maka dari itu, kami yakin, kalau Pilpres 2014 bersih dari kejahatan penyelenggaraan pemilu, Mbak Mega akan jadi presiden RI," ujar dia lagi berapi-api. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA