PDI Perjuangan Kehilangan Momentum Bila Lambat Usung Jokowi Jadi Capres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 27 November 2013, 06:47 WIB
PDI Perjuangan Kehilangan Momentum Bila Lambat Usung Jokowi Jadi Capres
jokowi/net
rmol news logo . PDI Perjuangan akan kehilangan momentum bila terlambat mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden (capres). Bahkan, bila sampai akhirnya tidak mengusung Jokowi sebagai capres, maka niat PDI Perjuangan untuk memegang kembali pemerintah jauh panggang dari api.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusudf, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa waktu lalu (Senin, 25/11).

"Untuk bisa menang kembali berkuasa, usung Jokowi sekarang, atau tidak sama sekali," kata Asep, yang juga gurubesar ilmu hukum.

Bisa saja, PDI Perjuangan berpikir untuk menahan dulu Jokowi di Jakarta, sebagai Gubernur, dan baru akan diusung pada Pilpres 2019. Namun Asep memprediksi sekaligus mengingatkan, di 2019 akan ada banyak generasi baru yang akan bersaing ketat dengan Jokowi, dengan kualitas yang juga tidak kalah. Generasi baru-generasi baru ini memang belum dikenal publik.

"Saat ini, Jokowi punya keistimewaan di hati rakyat, yang berbeda dengan pejabat umumnya. PDI Perjuangan, dalam hal ini Ibu Mega, harus bisa menangkap ini," demikian Asep. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA