PDI Perjuangan Akan Rugi Besar Bila Tak Segera Umumkan Jokowi Jadi Capres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 25 November 2013, 11:26 WIB
PDI Perjuangan Akan Rugi Besar Bila Tak Segera Umumkan Jokowi Jadi Capres
jokowi/net
rmol news logo . Tekad PDI Perjuangan untuk kembali memegang pemerintahan seperti masih belum jelas. Hal ini terlihat jelas, misalnya, dari sosok Joko Widodo yang merupakan daya tarik bagi PDI Perjuangan. Hinggi kini, nama Jokowi belum disebut sebagai calon presiden resmi dari PDI Perjuangan.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi, PDI Perjuangan terlalu lamban dalam me-launching nama capres. Padahal kondisi seperti ini rawan memancing strategi black campaigne dari parpol-parpol lain.

"Nama Jokowi belum dicapreskan resmi dari PDIP saja sudah menggetarkan kandidat-kandidat presiden yang lain, apalagi jika sudah dinyatakan resmi oleh Megawati," kata Ari Junaedi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 25/11).

Jika nama Jokowi resmi diusung sebagai capres andalan PDI Perjuangan, analisa Ari, maka kerja kampanye calon-calon legeslatif PDI Perjuangan di pemilu legeslarif akan diuntungkan dan dimudahkan. Istilahnya, caleg PDI Perjuangan akan mendapat amunisi baru serta menghemat banyak biaya kampanye.

"Bayangkan saja, saya dapat informasi akurat dari teman-teman caleg dari parpol lain yang mengaku kesusahan berkampaye karena lemahnya figur capres yang diusung partainya," tandas Ari Junaedi.

Menurut pengajar Program Pascasarjana dan Sarjana UI ini, PDI Perjuangan akan mengalami kerugian teramat besar jika Jokowi tidak dicapreskan dalam waktu dekat, terlebih lagi tidak dicalonkan. Perlu dicatat, saat ini, tidak ada nama kader-kader di PDI Perjuangan yang begitu kuat, berkarakter dan menjadi media darling seperti halnya Jokowi.

"Ibaratnya PDIP itu Barcelona, Jokowi layak disejajarkan dengan Lionel Messi. Jadi akan rugi besar, jika nama besar Jokowi ditenggelamkan oleh PDIP. Kalaupun Jokowi tidak jadi diusung oleh PDIP, siap-siap saja kembali menjadi partai oposisi sejati," ucap Ari Junaedi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA