PKS: Buat Apa KPK Sita Surat Kaleng untuk Anas Urbaningrum Bila Tak Penting

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 14 November 2013, 06:50 WIB
PKS: Buat Apa KPK Sita Surat Kaleng untuk Anas Urbaningrum Bila Tak Penting
aboe bakar al habsy/net
rmol news logo . Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita surat kaleng yang ditujukan kepada Anas Urbaningrum membuktikan bahwa surat kaleng itu memang urgen, atau memiliki kaitan erat dengan pokok perkara.

"Jika tidak, kan KPK tak akan perlu mengurus apalagi menyitanya, karena penyitaan adalah instrumen hukum yang tak bisa buat main main," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsy, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 14/11).

Atau, lanjut Aboe Bakar, bisa jadi pula isi surat kaleng tersebut benarnya ada benarnya. Sebab kalau itu sekedar surat bodong, KPK tidak perlu menyitanya.  

"Tentu kita semua yakin KPK tak akan punya waktu untuk hal-hal yang tidak penting. Soal materi surat tersebut, kita tunggu saja klarifikasi dari KPK. Baik mengenai perkara yang menimpa Mas Anas ataupun kesaksian Nazaruddin," tegas Aboe Bakar.

Jurubicara Perhimpunan Pergerakan Indonsia (PPI) Ma’mun Murod, sebelumnya, mengatakan bahwa surat itu di antaranya menyebutkan SBY menerima sejumlah dana untuk kampanye 2009. Adapun PPI merupakan organisasi masyarakat yang digagas Anas beserta loyalisnya. Menurut Murod,  dugaan penerimaan aliran dana ini berdasarkan penuturan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dalam berita acara pemeriksaannya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA