"Mereka (Anas dan pendukungnya) mau mempolitisir. Ini kasus hukum bukan kasus politik, jadi jangan mempolitisir," ujar politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul dalam forum Indonesia Lawyers Club di Jakarta, Selasa malam (12/11).
Contoh upaya mempolitisir kasus Hambalang tersebut dikatakan Ruhut, nampak dari pernyataan Jurubicara PPI Mamun Murod Al Barbasy. Mamun mengatakan bahwa penggeledahan dan penyitaan uang Rp 1 miliar oleh KPK di kediaman Anas yang dijadikan markas PPI di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit tidak terkait tindak pidana, dan uang yang disita tersebut merupakan milik PPI.
"Itu (pernyataan Mamun Murod) bohong semua. Ini sih jadi mirip film Rambo, ada jilid satu, ada jilid dua. Ya kalau begitu otomatis ada Rambo jilid tujuh seperti nomor partai saya," seloroh Ruhut.
Ruhut pun mengimbau Anas dan para pendukungnya untuk menghormati KPK dalam melakukan kerja-kerja membongkar dugaan korupsi proyek Hambalang yang salah satunya disangkakan terhadap Anas.
"Kasus Hambalang ini semakin jelas, kita mengalir saja. KPK sudah bekerja dengan baik," imbuh Ruhut.
[dem]
BERITA TERKAIT: