Hal tersebut dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di Ballroom Sustainability PTC, Gedung Oil Centre, Jakarta, Rabu, 7 Mei 2026.
"Capaian ini menjadi cerminan ketangguhan perusahaan dalam menjaga performa bisnis sekaligus menjalankan transformasi adaptif di tengah tantangan industri," kata Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTC, Amir Faisal dalam keterangan tertulisnya, Senin, 11 Mei 2026.
Selain itu, perusahaan juga berhasil menjaga konsistensi Effectiveness Tax Ratio (ETR) di level 23,3 persen atau melampaui target RKAP 2025 revisi.
Sepanjang 2025, kontribusi terbesar pendapatan PTC berasal dari layanan Manpower Business sebesar 70,88 persen. Sementara lini Others Business yang mencakup layanan consulting, event management, dan IT menyumbang 21,96 persen, sedangkan Development Center berkontribusi 7,16 persen.
Komposisi tersebut disebut menunjukkan penguatan portofolio bisnis PTC yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Tak hanya dari sisi bisnis, sepanjang 2025 PTC juga membukukan 19 penghargaan dan 9 sertifikasi nasional maupun internasional. Di antaranya sertifikasi ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 45001:2018 Sistem Manajemen K3, hingga credit rating idA+ dari PEFINDO.
Pencapaian tersebut menjadi pengakuan atas kualitas layanan, inovasi, dan komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis secara profesional sesuai standar terbaik.
Dalam aspek tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG), PTC mencatat skor 111,75 persen atau meningkat 2,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan capaian itu, PTC kembali mempertahankan kategori Leadership in Corporate Governance.
Sementara pada aspek Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan mencatat skor Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:4,50. Artinya, setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program sosial mampu menghasilkan nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi sebesar Rp4,50.
Hadir mewakili pemegang saham yakni Manager SJV Management I PT Pertamina (Persero) Baginda Mulia Pandapotan Saragih dan Direktur PT Pertamina Pedeve Indonesia Rahmi Amini. Agenda tersebut juga dihadiri jajaran direksi, dewan komisaris, dan manajemen PTC.
PTC menegaskan capaian sepanjang 2025 menjadi fondasi penting untuk mengakselerasi roadmap transformasi perusahaan menuju visi “Driving Nine to Twentynine”, sekaligus memperkuat kontribusi berkelanjutan bagi Pertamina dan Indonesia.
BERITA TERKAIT: