Jokowi: Sabam Sirait Politisi yang Memperjuangkan Nilai dan Ideologi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 10 November 2013, 18:41 WIB
Jokowi: Sabam Sirait Politisi yang Memperjuangkan Nilai dan Ideologi
sabam-jokowi/net
rmol news logo . Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, setuju dengan pandangan tokoh senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, bahwa politik itu suci. Sebab sejatinya, politik memang adalah alat untuk memperjuangkan nilai-nilai.

"Politik adalah alat untuk memperjuangkan ideologi, idealisme, keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat," kata Jokowi, begitu Joko Widodo disapa, saat menyampaikan sambutan dalam acara peluncuran buku Politik Itu Suci sekaligus perayaan ulang tahun Sabam Sirait yang ke-66 di gedung Lemhanas, Jakarta (Minggu, 10/11).

Menurut Jokowi, selama ini, Sabam, yang merupakan politisi yang mengalamai enam pemerintahan sejak era Soekarno hingga SBY ini, merupakan politisi yang memperjuangkan nilai, ideologi dan idealisme. Sabam juga mengahabiskan waktunya, tujuh periode menjadi anggota DPR dan dua periode menjadi anggota Dewan, untuk kesejahteraan rakyat.

"Ibu Sabam pernah cerita ke saya. Saat beliau masih muda sampai sekarang, pulang sering pagi dalam rangka perjuangkan ideologi yang dia yakini benar," ungkap Jokowi.
Jokowi juga mengatakan, meskipun Sabam merupakan orang Batak, tapi pendiri PDI ini seperti orang Jawa saja. Tutur kata Sabam sangat halus, dan bahkan seperti orang yang berasal dari Keraton solo.

"Puteranya (Maruarar Siarit) juga sama, bahasanya halus. Selamat ultah kepada Pak Sabam. Semoga bapak dan keluarga selalu diberkahi kesehatan dan umur panjang," demikian Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA