Oleh karena itu, walaupun ia sudah pernah dua kali mencalonkan diri sebagai capres, dan tidak berhasil, ia akan berusaha dan berjuang untuk mencalonkan diri untuk ketiga kalinya. Usaha dan perjuangan ini dilakukan karena rasamemiliki negeri ini.
"Ketika kita tahu dan memahami penyimpangan dan ketidakbenaran di negeri ini maka ia harus berbuat," kata Wiranto saat berdialog dengan para penulis blogger di Hotel All Season, Jakarta (Sabtu, 9/11).
Hal ini, masih kata Wiranto, sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa bila melihat kezaliman maka harus berbuat dengan tangannya, dan apabila tidak mampu dengan ucapannya, dan apabila tidak mampu juga dengan doanya. Hadits Nabi inilah tang memotivasi dirinya untuk tetap berusaha dan berjuang untuk mengubah negeri ini.
Wiranto juga menambahkan bahwa perjuangan jangan dilandasi nafsu kekuasaan, sebab akan melelahkan. Namun perjuangan yang dilandasi oleh semangat kebenaran maka hal itu akan dilaksanakan dengan hati yang lapang.
"Apabila dilandasi keinginan berkuasa, saya bisa mengambil alih kekuasaan saat reformasi berlangsung, saat Presiden Soeharto mengeluarkan Inpres kepada Menhankam Pangab untuk mengamankan situasi politik keamanan. Bila hanya berkeinginan untuk meraih kekuasaan sebagai presiden Wiranto, tentu dapat memanfaatkan Inpres tersebut," demikian Wiranto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: