Uchok: Penyerapan Anggaran 2013 Rendah !

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 15 September 2013, 16:43 WIB
Uchok: Penyerapan Anggaran 2013 Rendah <i>!</i>
Uchok Sky Khadafi/net
rmol news logo Bukan saja minim dan tidak efektif, namun belanja modal juga merupakan belanja yang paling rendah penyerapannya. Per Agustus 2013 ini, belanja modal baru terserap 31 persen.

Artinya, secara total belanja negara baru terserap 54,8 persen atau masih Rp 780,4 triliun sampai akhir tahun, dari PBN-P 2013 sebesar Rp 1.502 triliun.

Menurut koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, dengan waktu hari kerja tersisa 73 hari sampai dengan 15 Desember, maka rata-rata belanja yang harus diserap pemerintah setiap harinya bisa mencapai Rp 10,6 triliun.

"Rata-rata belanja Rp 10, 6 triliun per hari dalam 73 hari yang tersisa," ujar Uchok dalam keterangan tertulis, Minggu (15/9).

Dengan menumpuknya penyerapan anggaran di akhir tahun ini ungkap Uchok, jelas-jelas akan berakibat pada meningkatnya inflasi yang saat ini gagal dikendalikan Pemerintah, sehingga memperburuk perekonomian dan menyusahkan rakyat.

"Kita meminta agar pemerintahm mengumumkan Kementerian/Lembaga yang lamban penyerapannya secara rutin, setiap bulannya dan mengawasi modus-modus menghabiskan anggaran menjelang akhir tahun," tandasnya.

Fitra merilis, ada 10 Kementerian dengan realisasi anggaran terendah di semester I 2013, yaitu; Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Rp 2509,8 269,1 10,7 miliar; Kementerian Sosial Rp 16014,1 1873,3 11,7 miliar; Kementerian ESDM Rp 17371,5 2376,6 13,7 miliar; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rp 1933,1 297,2 15,4 miliar; Kementerian Komunikasi dan Informatika Rp 3739,5 580,2 15,5 miliar.

Selanjutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga Rp 1886,8 321,4 17 miliar; Kementerian Perhubungan Rp 35269,3 6207,6 17,6 miliar; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp 79707,7 14265,7 17,9 miliar; dan Kementerian Perdagangan Rp 2949,6 560,1 19 miliar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA