"Partai Gerindra tak berkeberatan sama sekali riwayat hidup para caleg Partai Gerindra dipublikasikan oleh KPU," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, beberapa saat lalu (Rabu, 26/6).
Terkait dengan 14 caleg Gerindra yang diberitakan tak tak mau dicantumkan riwayat hidupnya, Fadli mengatakan bahwa hal itu terjadi karena memang ada opsi dalam formulir KPU. Padahal seharusnya, KPU tak perlu memberi opsi melainkan secara otomatis saja dipublikasikan ke publik.
"Saya yakin semua caleg Gerindra tak keberatan disiarkan CV mereka. Karena memang tak ada yang harus ditutup-tutupi. Calon wakil rakyat harus dikenal oleh rakyatnya," tegas Fadli.
Kata Fadli, Partai Gerindra memandang upaya KPU merupakan bagian dari bentuk transparansi bagi publik. Sebagai calon wakil rakyat, maka rakyat yang akan diwakili berhak memperoleh informasi tentang riwayat hidup calon wakilnya. Apalagi hal ini akan sangat membantu rakyat dalam mengenal sosok calon wakilnya di parlemen.
"Partai Gerindra juga menilai upaya KPU ini sebagai bentuk edukasi pemilih dalam memberikan penilaian bagi seorang caleg. Agar tak terjadi membeli kucing dalam karung," demikian Fadli.
[ysa]
BERITA TERKAIT: