Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso memastikan bahwa setiap pejabat yang sudah dilantik, berarti
track record keuangannya bersih.
"Kalau untuk pejabat tinggi, kalau sudah dilantik mestinya tidak ada catatan. Tidak ada catatan itu, tidak berarti bahwa kita tidak menemukan sama sekali ya. Bisa terjadi belakangan. Bisa saja," ungkap Agus Santoso kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 24/5).
Secara umum, jelas Agus, tak hanya terkait Jenderal Moeldoko, PPATK akan dimintakan catatan
track record keuangan seseorang yang akan diangkat jadi pejabat tinggi, apakah itu eselon II strategis atau eselon I pejabat negara. Hal itu berdasarkan edaran dari Kementerian PAN&RB.
"Cuman kadang-kadang, kepada kami dimintakan itu dalam waktu terbatas. Sehingga kami tidak bisa menelusuri secara panjang lebar, mendalam. Nggak cukup waktu," keluhnya.
"Tapi so far, kalau kita lihat di data base PPATK, kalau namanya tidak pernah tercatat berarti kita merekomendasikan tidak ada catatan sampai dengan saat ini. Tapi kalau nanti ada, akan terungkap. Karena prinsipnya kejahatan itu akan berulang," ungkapnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: