"So, kalau sekarang ada yang sengaja menyebarkan- 'issue' Program Kemenpora tersebut dikait-kaitkan dengan BBM, sangat
ngaco pola pikirnya Mas," kata Roy Suryo dalam blackberry messenger (BBM) kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 21/5).
"Sudah selayaknya orang-orang yang mengacau semacam itu diberantas," sambung pakar telematika yang juga mantan anggota Komisi I DPR dari Partai Demokrat ini.
Tak hanya itu, sambung Roy curiga, pihak yang mengeluarkan isu program pertukaran pemuda dengan BBM itu adalah mereka-mereka yang justru 'bermain' di kenaikan harga BBM tersebut.
"Maaf saya sedang di Pulau Miangas dalam Program #MerajutIndonesia (silahkan cek HashTag ini di Twitter) dalam rangka 105th Kebangkitan Nasional di pulau terdepan-terUtara Indonesia ini," ungkapnya.
"Ini jelas-jelas Karya Nyata bagi Bangsa, bukan sekedar membuat issue-issue yang tidak jelas," demikian Roy.
Sebelumnya, Roy Suryo menjelaskan, pertukaran pemuda Indonesia ke luar negeri merupakan program tahunan. "Kalau Program Pertukaran Pemuda-Pemuda Indonesia ke LN memang sudah rutin diselenggarakan tiap tahun, bisa ke China, Brunei, Malaysia, Turki dan sebagainya," kata Roy.
Tapi saat ditanya kapan persisnya pelaksanaan program tersebut dan siapa saja pesertanya, Roy belum menjawab.
[zul]
BERITA TERKAIT: