Pemilih Harus Kritis terhadap Caleg Terutama dari Kalangan Artis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 17 Mei 2013, 07:27 WIB
Pemilih Harus Kritis terhadap Caleg Terutama dari Kalangan Artis
amirsyah tambunan
rmol news logo . Kinerja anggota DPR periode 2009-2014 dinilai banyak kalangan jeblok. Karena itu, Pemilihan Umum 2014 ini harus dijadikan sebagai starting point untuk melakukan perubahan dengan tidak lagi memilih para caleg yang terbukti gagal.

Pendiri Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Amirsyah Tambunan menilai, setidaknya ada tiga kriteria yang harus digunakan masyarakat dalam memilih para caleg nanti. Yaitu, caleg harus mempunyai integritas, kapasitas, kompetensi.

"Masyarakat harus kritis dan cerdas memilih," kata Amirsyah Tambunan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 17/5).

Apalagi saat ini, banyak caleg yang berlatar belakang selebritas. Masyarakat harus cermati siapa di antara artis itu layak jadi wakil rakyat. "Jangan sampai caleg selebritas yang terbiasa cendrung biaya hidup tinggi membuat cost politik mahal. Cost politik mahal membuat kecenderungan maraknya KKN.

Menurutnya, umumnya para artis nyaleg tanpa mengikuti kaderisasi di partai politik. Meski begitu tak masalah ikut meramaikan pemilihan legislatif, tapi harus berkualitas. "Ya, pada umumnya  caleh artis tanpa kaderisasi di Parpol. Tapi sebenarnya siapapun berhak jadi caleg, asalkan melalui syarat dan prosedur yang ada," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA