Kunci utama dalam merajut Indonesia baru adalah penegakan hukum. Pasalnya, tidak tegaknya hukum inilah yang membuat Presiden Soeharto tumbang. Padahal, pada masa Orde Baru, Indonesia mengalami kemajuan di bidang ekonomi.Demikian disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam seminar bertajuk "Merajut Indonesia Baru" yang diadakan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA-UII) di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta (Kamis, 8/11).
Mahfud mengatakan tujuan reformasi hukum dan konstitusi itu sebenarnya untuk menciptakan kesejahteraan rakyat, sesuai dengan sila ke-5 Pancasila. Makanya, reformasi secara besar-besaran dilakukan dan bahkan konstitusi diamandemen. Untuk itu, Mahfud kembali menekankan arti pentingnya penegakan hukum bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
"Boleh punya gagasan ekonomi yang bagus, tapi kalau hukum tidak tegak, maka akan ambruk. Maka itu perlu penegakan hukum yang mengawal program ekonomi itu," lanjut Mahfud, yang juga Gurubesar UII ini.
Namun sayangnya, sesudah melakukan langkah reformasi hukum itu, ternyata negara ini tidak kunjung baik jika dilihat kondisi sekilas saat ini. Ini karena, lanjut Mahfud, saat ini korupsi sudah sangat jelas ada di depan mata dan kita tidak berdaya melawannya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: