"Harus diperhatikan misalnya tempat tidurnya, makan minumnya, kesehatannya, lalu pendidikan anak-anak," ujar Menteri Agama Suryadharma Ali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 5/9).
Tahapan berikutnya jalas Ketua Umum DPP PPP itu, penyelesaian permanen antara lain apakah mereka mau direlokasi atau tetap tinggal di sana. Pilihan sepenuhnya ada pada warga, jangan sampai ada salah paham bahwa pemerintah akan memindahkan mereka.
Suryadharma pernah menemui Umah, ibunda Tajul Muluk dan Rois dan mengaku ingin pindah ke tempat aman. Bahkan dia mengaku yang mau pindah bukan hanya dirinya. Informasi itu pun sudah disampaikan kepada gubernur Jawa Timur untuk diteruskan.
"Gubernur sekarang sedang melakukan pencermatan apakah pernyataan (Umah) itu sungguh-sunggung atau masih ragu-ragu. Kalau sungguh-sunggung tentu pemerintah akan ambil," imbuh dia.
Kementerian Agama sendiri, aku dia, tidak memaksakan opsi mana yang akan dilakukan.
"Terserah opsi mereka. Tapi memang ada aspek itu, kalau orang pindah kan jadi pindah semuanya. Mata pencaharian disitu dia tinggalkan harus cari yang baru, memang tidak mudah saya bilang," tandasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: