"Jembatan tersebut kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung antara Desa Lubuk Palas dan Desa Silau Baru," kata Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap dalam keterangannya, Senin 30 Maret 2026.
Lanjut Asrul, pembangunan jembatan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari survei di lokasi, perencanaan yang meliputi pengukuran bentang, analisis kondisi lokasi, serta penentuan kapasitas beban guna memastikan konstruksi yang kuat dan aman.
Selanjutnya, pembangunan fondasi melalui pengecoran beton dan pembuatan penopang di kedua sisi jembatan.
Setelah itu, personel TNI bersama tim teknisi dan dibantu masyarakat bergotong royong merakit rangka modular di lokasi hingga terbentuk konstruksi utama jembatan.
Terakhir, dilakukan pemasangan pelat lantai dan penimbunan oprit sebagai akses keluar-masuk jembatan, sehingga jembatan siap digunakan oleh masyarakat.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah,” demikian Asrul.
BERITA TERKAIT: