Jenderal Aung San Sempat Akui Muslim Rohingya Sebagai Warga Negara Myanmar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 27 Agustus 2012, 17:29 WIB
Jenderal Aung San Sempat Akui Muslim Rohingya Sebagai Warga Negara Myanmar
jenderal aung san/ist
rmol news logo Semasa pemerintahan Jenderal Aung San, ayah dari tokoh demokrasi Myanmar saat ini, Aung San Suu Kyi, Muslik Rohingya diakui sebagai warga negara Myanmar.

Demikian disampaikan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid saat jumpa pers di ruang wartawan, Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Senin, (27/8).

"Tahun 1947, waktu itu bernama Burma, mereka (Myanmar) sudah menerima muslim Rohingya sebagai warga negara," kata Mantan Ketua MPR ini.

Lalu, setelah Jenderal Aung San dikudeta, dan pemerintahan berganti, nasib Muslim Rohingya yang berasal dari Bangladesh jadi tak jelas.

"Pada tahun 1974, lahir UU yang tidak mengakui Rohingnya sebagai warga," sambungnya.

Masih kata HNW, Parlemen Myanmar kemudian berjanji, secepatnya akan melakukan amandemen terhadap UU tersebut. Ini dilakukan agar status Muslim Rohingya jelas dan mendapatkan hak sebagai warga negara. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA