Pertama, video presiden Soekarno. Saat video itu diputar, ribuan kader Golkar bertepuk tangan. Begitu juga saat pidato Soeharto diputar, ruangan kembali membahana dengan sorak tepuk tangan peserta Rapimnas II Golkar.
Saat pidato Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati diputar, reaksi peserta Rapimnas tidak terlalu terlihat. Bahkan bisa dikatakan biasa-biasa saja, dan tanpa tepuk tangan.
Suara kembali menggema ketika video pidato SBY diputar. Tapi kali ini bukan tepuk tangan yang terdengar, melainkan suara soarakan. Bahkan, ada suara yang terdengar untuk minta SBY turun.
"Huuuu! huuu!, turun! turun!," seloroh para kader dan simpatisan Partai Golkar.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: