Dua Bulan Berlalu, Demo Warga Meranti di DPR Diusir Aparat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 09 Februari 2012, 23:07 WIB
Dua Bulan Berlalu, Demo Warga Meranti di DPR Diusir Aparat
ist
RMOL. Puluhan warga Pulau Padang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, digusur paksa dari gedung DPR/MPR, Jakarta oleh tim gabungan Satpol PP, Petugas Pengamanan DPR (Pamdal) dan kepolisian hari ini siang tadi (Kamis, 9/2).

Sejak dua bulan lalu, mereka melakukan aksi mendirikan tenda di depan pintu gerbang DPR untuk menolak perampasan tanah mereka.

"Pemerintah perampok. Selain merampas tanah petani pulau padang, mereka juga merampas semua barang-barang kami yang ada ditenda. Megaphone, beras, dokumen dan lain-lainnya, semuanya dirampas," Kata Koordinator Pendudukan DPR dari Serikat Tani Nasional, Binbin Firman Tresnadi kepada wartawan (Kamis, 9/2).

Binbin menceritakan, tenda-tenda mereka dibongkar paksa pada pukul 06.00 WIB pagi hari. Merasa punya hak untuk melakukan aksi, kemudian pada pukul 11.00 WIB warga Pulau Padang kembali mendirikan tenda. Namun pukul 13.00 WIB mereka kembali digusur. Mereka digusur oleh ratusan tim personil gabungan dari kepolisian, Satpol PP dan Pamdal.

"Kami berkonsolidasi di kantor STN, di Tebet Dalam," kata Binbin.

Atas pengusiran itu, warga pun sangat putus untuk kepada siapa lagi mengadu memperjuangkan hak mereka. Wakil rakyat yang ada di gedung parlemen dan juga pemerintah benar-benar sudah tidak mendengarkan harapan para warga.

"Tak ada lagi pengharapan kami terhadap pemerintah dan DPR saat ini," tegasnya. [dem]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA