Serangan bom dimulai sesaat setelah shalat Jumat kemarin (20/1). Sasaran dari bom ini adalah kantor kepolisian dan kantor imigrasi. Ledakan menghancurkan atap dan menyebabkan jendela gedung bangunan tersebut dan membuat panik warga di kota Kano.
Saksi mata mengatakan bahwa narapidana yang ada di kantor polisi langsung kabur saat terjadi ledakan. Menurutnya, setidaknya tujuh mayat, termasuk lima petugas imigrasi dan dua warga sipil ditemukan seusai serangan tersebut. Namun, pihak berwenang setempat belum mengkonfirmasi laporan tersebut.
"Ada suara tembakan menggema di beberapa bagian kota. Pada saat ini, ada baku tembak antara personil imigrasi dan polisi dengan penyerang, dan bom meledak di antara," ujar saksi mata tersebut sebagaimana dikutip Al Jazeera (Sabtu, 21/1).
Kelompok garis keras Boko Haram telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Hingga saat ini negara Afrika terpadat dan tercatat sebagai produsen minyak terbesar ini mengalami konflik dengan Boko Haram, kelompok garis keras yang sering menimbulkan teror bagi rakyat Nigeria.
[dem]
BERITA TERKAIT: