Namun demikian, Wasekjen Partai Demokrat, Saan Mustopa, menilai survei LSI tersebut hanya memotret kasus-kasus korupsi yang mendapat perhatian publik, sehingga ada persepsi buruk dari publik terharap upaya pemberantasan korupsi ini.
"Sebenarnya kasus-kasus itu (Cantury, Wisma Atlet dan cek pelawat) sudah ditangani (penegak hukum) tapi memang penanganan kasus itu memerlukan waktu," kata Saan di gedung Nusantara II DPR, Jakarta (Senin, 9/1).
Bila dilihat secara keseluruhan kasus, lanjut Saan, maka indenks prestasi pemberantasan korupsi sangat bagus.
"Bahkan menjadi ramking terbaik 3 di tahun 2011. Ini artinya mengalami sebuah proses penaikan terus menerus," demikian Saan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: